Tim Psikologi diturunkan secara khusus untuk membantu proses pemulihan trauma mental bagi para murid yang menjadi korban peristiwa kejahatan. Para ahli trauma menyelenggarakan sesi terapi bermain, konseling individu, serta bimbingan emosional di ruangan khusus yang nyaman dan ramah anak. Langkah ini bertujuan menghilangkan rasa takut, cemas berlebih, serta gangguan tidur yang kerap dialami anak pasca-kejadian buruk. Pendampingan psikologis ini merupakan bagian utuh dari layanan kepolisian kepada warga.
Tim ahli menerapkan metode pendekatan berbasis terapi seni dan permainan guna mempermudah anak-anak menyampaikan beban emosional mereka tanpa rasa takut. Tim Psikologi ini juga memberikan panduan praktis bagi orang tua mengenai cara mendampingi anak yang sedang mengalami trauma di rumah. Sinergi antara terapi profesional dan kasih sayang keluarga terbukti mampu mempercepat proses pemulihan kesehatan jiwa anak sekolah. Anak-anak perlahan mulai kembali ceria dan percaya diri.
Pihak sekolah mengapresiasi keaktifan kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga peduli pada mental korban. Tim Psikologi mendampingi anak secara konsisten hingga mereka benar-benar siap untuk kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas secara normal. Pengawasan kondisi emosional murid dilakukan secara berkala guna memastikan tidak terjadi penurunan kesehatan mental di kemudian hari. Kepedulian ini membangkitkan harapan baru bagi korban.
Kehadiran para ahli kepolisian ini terbukti mampu mengembalikan rasa aman dan rasa percaya para murid terhadap lingkungan sekitar mereka. Tim Psikologi menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pemulihan jiwa yang utuh agar masa depan mereka tidak terganggu trauma masa lalu. Program layanan bantuan psikologis ini disediakan secara gratis bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat. Negara hadir membentengi kesehatan jiwa generasi muda.
Layanan pendampingan kesehatan mental ini akan terus disiagakan di seluruh wilayah Jawa Timur untuk merespons kasus kejahatan yang melibatkan anak. Kepolisian berkomitmen untuk selalu mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap proses penanganan hukum yang berjalan. Lewat perhatian dan penanganan yang tepat, para siswa korban kejahatan akan bangkit kembali menjadi pribadi yang kuat. Anak-anak yang sehat jiwa dan raga adalah aset terpenting bangsa.
